Jumat, 09 Oktober 2026

Sudah Baca atau Sudah Tau

“Sudah Baca atau Sudah Tau?” Rizal Afandi Soroti Pentingnya Tertib Administrasi dan Tertib Nurani dalam Organisasi"

Omben, Sampang — Mohammad Rizal Afandi, Sekretaris PAC IPNU Omben, menyampaikan pesan reflektif mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara tertib administrasi dan tertib nurani dalam menjalankan roda organisasi. Pesan tersebut disampaikan melalui sebuah kutipan bertajuk “Sudah Baca atau Sudah Tau?” yang mengajak para kader untuk kembali merefleksikan komitmen dalam berorganisasi.

Dalam pesannya, Rizal menegaskan bahwa tertib administrasi merupakan bagian penting dalam tata kelola organisasi. Namun, menurutnya, kepatuhan terhadap aturan formal tidak seharusnya membuat kader melupakan nilai-nilai moral, tanggung jawab, serta semangat pergerakan yang menjadi ruh organisasi.

“Di balik panji hijau IPNU, tertib administrasi tentu penting, namun tertib nurani jauh lebih utama,” demikian kutipan yang disampaikan Rizal.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga ritme musyawarah agar dinamika organisasi tetap berjalan sebagaimana mestinya. Menurutnya, aturan dan mekanisme organisasi harus menjadi instrumen untuk menjaga keteraturan serta keberlangsungan pergerakan, bukan justru menjadi alasan yang membuat proses musyawarah tertunda.

Rizal mengingatkan agar seluruh kader tidak terjebak dalam perdebatan mengenai aturan semata, sementara tanggung jawab untuk menghidupkan organisasi di tengah kader dan masyarakat justru terabaikan. Baginya, organisasi bukan hanya tentang dokumen, regulasi, dan prosedur administratif, melainkan juga tentang komitmen nyata untuk merawat kebersamaan dan memastikan roda pergerakan tetap berjalan.

“Jangan sampai kita terlalu asyik memoles draf aturan yang indah, hingga lupa bahwa ruh pergerakan perlahan meredup akibat ritme musyawarah yang tertunda,” lanjut pesan tersebut.

Melalui refleksi ini, Rizal mengajak para kader IPNU untuk senantiasa menyelaraskan ketegasan dalam menjalankan regulasi dengan tanggung jawab moral terhadap organisasi. Setiap keputusan, menurut semangat pesan tersebut, perlu mempertimbangkan bukan hanya ketepatan prosedur, tetapi juga dampaknya terhadap keberlangsungan kaderisasi, persatuan, dan gerak organisasi.

Pesan “Sudah Baca atau Sudah Tau?” pada akhirnya menjadi pengingat bahwa memahami aturan tidak cukup hanya dengan membaca atau mengetahui isinya. Lebih dari itu, diperlukan kesadaran untuk menerapkannya secara bijaksana, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kemaslahatan organisasi.

Sebab, organisasi yang kuat bukan hanya organisasi yang tertib secara administratif, melainkan juga organisasi yang mampu menjaga nurani, merawat komitmen, dan terus bergerak demi kebermanfaatan kader serta masyarakat.

Latest
Next Post

0 comments: